Prosesi pelepasan jenazah Iwan di rumah duka, Sabtu (24/10/2026).
PAYAKUMBUH, asakato.com – Kabar duka menyelimuti Pemerintah Kota Payakumbuh. Iwan, S.E., aparatur sipil negara yang mengabdikan diri dalam penataan aset daerah dan kegiatan kepramukaan, meninggal dunia pada Jumat (23/10/2026) akibat kecelakaan sepeda motor di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.
Sebagai bentuk penghormatan, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta bersama Wakil Wali Kota Elzadaswarman melayat ke rumah duka pada Jumat malam. Keduanya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan atas kepergian salah seorang aparatur yang telah mengabdi bagi Kota Payakumbuh.
“Atas nama Pemko Payakumbuh, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Almarhum merupakan salah satu putra terbaik yang telah memberikan pengabdian bagi Kota Payakumbuh. Beliau juga sangat aktif dalam kegiatan kepramukaan,” kata Zulmaeta.
Prosesi pelepasan jenazah berlangsung pada Sabtu (24/10/2026) pagi di rumah duka, Kelurahan Tanjung Gadang Sungai Pinago.
Terus Bersama Asakato
Asakato hadir menghadirkan informasi, inspirasi, dan literasi untuk masyarakat. Dukungan pembaca membantu kami terus berkarya.
Dukung melalui Asakato.shopWakil Wali Kota Elzadaswarman hadir bersama Sekretaris Daerah Rida Ananda, jajaran pemerintah daerah, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, tokoh adat, ulama, serta anggota Gerakan Pramuka. Mereka memberikan penghormatan terakhir sebelum jenazah diberangkatkan menuju tempat pemakaman.
Dalam sambutannya, Elzadaswarman menyampaikan bahwa kepergian Iwan merupakan kehilangan besar bagi keluarga besar Pemko Payakumbuh, terutama bagi rekan sejawat yang mengenal perjalanan pengabdiannya.
Ia juga memastikan pemerintah kota akan membantu menyelesaikan administrasi dan hak-hak kepegawaian almarhum sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami akan membantu menyelesaikan hak-hak kepegawaian almarhum sesuai ketentuan yang berlaku. Kami juga memohon maaf atas nama almarhum apabila selama bergaul dan menjalankan tugas terdapat kesalahan,” ujar Elzadaswarman.
Setelah keluarga menyelesaikan fardu kifayah, jenazah disalatkan secara berjemaah di Masjid Al-Ihsan Muhammadiyah. Selanjutnya, almarhum dimakamkan di Pandam Pakuburan Tanjung Gadang.
Mengabdi dalam Penataan Aset Daerah
Semasa hidup, Iwan menjabat Kepala Subbidang Penataan Aset pada Badan Keuangan Daerah Kota Payakumbuh. Ia merupakan lulusan S-1 Ekonomi Manajemen dengan pangkat terakhir Penata Tingkat I (Golongan III/d).
Perjalanan kariernya di lingkungan birokrasi dimulai pada 2007 di Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan. Pada 2009, ia dipercaya menjadi ajudan wali kota.
Pada 2013, Iwan menjabat Kepala Seksi Pendataan Aset Daerah. Sejak 2016, ia mengemban tugas di Subbidang Penataan Aset dan turut berperan dalam digitalisasi serta penataan aset milik Pemerintah Kota Payakumbuh.
Pengabdiannya tidak terbatas pada pekerjaan kedinasan. Iwan juga menjabat Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh.
Dedikasinya terhadap kepramukaan tetap terlihat hingga beberapa hari sebelum wafat. Ia masih mengikuti kegiatan perkemahan Pramuka selama lima hari di kawasan Harau.
Kecelakaan di Kabupaten Dharmasraya
Berdasarkan pemberitaan media yang mengutip keterangan Kasat Lantas Polres Dharmasraya, Iwan mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Sumatera, Jorong Kampung Baru, Nagari Sungai Rumbai Timur, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, pada Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 12.15 WIB.
Saat kejadian, almarhum mengendarai sepeda motor Yamaha XMAX dalam perjalanan menuju Jambi bersama rombongan pengendara lainnya.
Menurut keterangan awal kepolisian yang diberitakan media, kecelakaan diduga terjadi ketika pengendara terkejut melihat sebuah truk berwarna kuning yang hendak berbelok ke kanan. Pengendara kemudian melakukan pengereman hingga sepeda motor terbalik dan kehilangan kendali.
Keterangan kepolisian menyebutkan, sepeda motor tersebut tidak bertabrakan dengan truk. Iwan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.
Doa dan Penghormatan Terakhir
Mewakili keluarga, Hargem Isla menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelayat yang hadir memberikan penghormatan terakhir. Ia juga memohon keikhlasan semua pihak untuk memaafkan segala kekhilafan almarhum semasa hidup.
“Kami memohon keikhlasan Bapak dan Ibu untuk mendoakan almarhum. Semoga segala amal ibadahnya diterima Allah SWT, dosa-dosanya diampuni, dan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” pungkasnya.
Kepergian Iwan meninggalkan kenangan pengabdian dalam penataan aset daerah dan gerakan kepramukaan. Keluarga besar Pemko Payakumbuh pun kehilangan salah seorang aparatur yang telah turut berkontribusi bagi daerah.
Peliput: Tim Asakato Media
Editor: Tim Redaksi Asakato