Tim gabungan bersama warga melakukan pencarian terhadap Irman (61), warga Nagari Tarantang yang hilang di kawasan hutan Lembah Harau sejak Minggu 3 Mei 2026.
LIMA PULUH KOTA,asakato.com – Tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Irman (61), warga Jorong Lubuak Limpato, Nagari Tarantang, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Lembah Harau sejak Minggu 3 Mei 2026.
Korban yang akrab disapa Pak Toia itu diketahui pergi seorang diri ke hutan untuk mencari petai pada Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelum berangkat, ia sempat membeli rokok di salah satu warung di kawasan Lubuak Limpato.
BACA JUGA : Hadapi Cuaca Ekstrem, MUI 50 Kota Lanjutkan Safari Dakwah di Dua Nagari
Menurut keterangan keluarga, Pak Toia biasanya sudah kembali ke rumah menjelang siang. Namun hingga sore hari, korban tak kunjung pulang sehingga keluarga mulai melakukan pencarian bersama warga di sekitar ladang dan kawasan hutan tempat korban biasa beraktivitas.
“Kalau pergi pagi, biasanya siang sudah pulang lagi,” ujar salah seorang anggota keluarga korban.
Kekhawatiran keluarga semakin bertambah karena korban diketahui tidak membawa bekal yang cukup saat masuk ke kawasan hutan. Setelah pencarian awal tidak membuahkan hasil, keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota.
Sejak Minggu malam hingga Selasa 5 Mei 2026 malam, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Lima Puluh Kota, unsur SAR, relawan, dan masyarakat setempat terus melakukan penyisiran di sejumlah titik hutan kawasan Lembah Harau.
Namun hingga proses pencarian hari ketiga berakhir, korban masih belum ditemukan. Cuaca buruk disertai hujan deras serta kondisi medan hutan yang licin dan berbukit menjadi kendala utama dalam proses pencarian.
“Untuk saat ini pencarian kita hentikan dulu, mengingat kondisi cuaca kurang bersahabat dengan derasnya hujan hingga Senin malam,” kata Hendra, anggota keluarga sekaligus relawan pencarian.
Informasi yang dihimpun Asakato menyebutkan, pencarian kembali dilanjutkan pada Selasa pagi dengan memperluas area penyisiran ke sejumlah jalur hutan dan ladang di kawasan Harau. Meski demikian, hingga Rabu 6 Mei 2026 dini hari, keberadaan Pak Toia masih belum diketahui.
BACA JUGA : 5 Kegelisahan Dakwah: Ketika Google Lebih Dipercaya dari Ustaz
Pemerintah Nagari Tarantang bersama masyarakat terus berkoordinasi dengan tim gabungan agar proses pencarian dapat terus dilanjutkan hingga korban ditemukan. Pihak keluarga juga berharap Pak Toia segera ditemukan dalam keadaan selamat. (*)
Penulis:
Tim Asakato Media
Editor:
Budi Mulya, SP