Mei 14, 2026

2 thoughts on “5 Kegelisahan Dakwah: Ketika Google Lebih Dipercaya dari Ustaz

  1. Maasyaa Allah.. kereen Ustadz.. 👍
    Iyaa betul… tidak semua bisa dicari di google, setidaknya wajah tulus dan tenang yang langsung bertatap muka, menyapa dengan senyum bahagia pada jamaah, hanya ada di dunia nyata..
    Salam Dakwah.. 🙏

  2. “Pak ustaz, shafnya tadi tidak rapat dan tidak sejajar seperti yang seharusnya…”

    Saya mencoba menjelaskan dengan tenang. Bahwa meluruskan dan merapatkan shaf memang dianjurkan dalam Islam. Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Luruskanlah shaf kalian, karena meluruskan shaf termasuk kesempurnaan salat.”
    (HR. Bukhari dan Muslim)

    Namun, para ulama juga menjelaskan bahwa kerapian shaf merupakan penyempurna salat, bukan penentu sah atau tidaknya.

    Dalam kondisi jamaah yang terbatas dan dinamis—terutama jika ada kemungkinan jamaah datang di tengah salat—ada ruang kebijaksanaan dalam pelaksanaannya. Yang terpenting adalah rukun dan syarat salat terpenuhi serta kekhusyukan tetap terjaga.

    Ijin menyampaikan pandanga semoga menjadi masukan ustadz, Yusuf Mahasiswa PAI di PTS Payakumbuh yang masih belajar, terkadang memang kebijaksaan sangat diperlukan namun, yang dipahami bahwa banyak kebenaran yang seharunya menyempurnakan ibadah, lebih ditutupi oleh pandangan bijak sana ulama. Semoga menjadi diskusi baik kedepannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *