Pak Toia dievakuasi relawan bersama PMI Lima Puluh Kota usai ditemukan selamat setelah hilang selama 10 hari di kawasan hutan Harau.
LIMA PULUH KOTA,asakato.com โ Irman (61) atau yang akrab disapa Pak Toia, warga Jorong Lubuak Limpato, Nagari Tarantang, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat setelah hilang selama sekitar 10 hari di kawasan hutan Bukit Rangkak.
Korban ditemukan oleh relawan bersama warga di kawasan perbukitan Rimbo Hulu Aia, Kecamatan Harau, Rabu (13/5/2026). Saat ditemukan, Pak Toia berada dalam kondisi lemas namun masih mampu bertahan hidup setelah berhari-hari berada di dalam hutan.
BACA JUGA : Mengapa Wudhu Bisa Menenangkan Hati Seorang Muslim
Informasi yang dihimpun Asakato.com menyebutkan, korban sebelumnya pergi mencari petai pada Minggu (3/5/2026). Namun hingga malam hari, ia tidak kunjung pulang ke rumah sehingga keluarga bersama masyarakat langsung melakukan pencarian secara mandiri.
Pencarian kemudian melibatkan tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat. Tim melakukan penyisiran di sejumlah titik perbukitan, lembah, hingga kawasan jurang dengan kondisi medan yang cukup berat dan cuaca yang sering diguyur hujan.
Dalam perkembangan sebelumnya, proses pencarian resmi sempat dihentikan pada hari ketujuh karena korban belum ditemukan. Meski demikian, keluarga dan warga tetap berharap Pak Toia dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Dari informasi sementara yang diterima, Pak Toia bahkan masih membawa satu tas petai hasil pencariannya saat ditemukan oleh warga. Fakta tersebut membuat banyak masyarakat merasa haru atas perjuangan korban bertahan hidup selama berada di kawasan hutan.
BACA JUGA : Sekda Pimpin Penanganan Banjir di Payakumbuh Hingga Dini Hari
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh penjelasan resmi secara lengkap mengenai kronologi bagaimana korban dapat bertahan selama 10 hari di hutan maupun kondisi kesehatannya setelah ditemukan. Asakato.com masih terus menelusuri informasi lanjutan dari pihak keluarga dan tim pencarian.(*)
Penulis: Tim Asakato Media
Editor: Budi Mulya, SP