Peletakan batu pertama pembangunan huntap BNPB di Lima Puluh Kota untuk 47 rumah rusak berat.
LIMA PULUH KOTA,asakato.com – Peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap (huntap) BNPB untuk korban bencana di Kabupaten Lima Puluh Kota resmi dimulai. Kegiatan ini dipimpin Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, bersama Sekretaris Utama BNPB, Rustian, di Jorong Lubuak Aua, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh. Kegiatan tersebut berlangsung Rabu (15/4/2026).
Pembangunan huntap ini menjadi langkah awal percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Lima Puluh Kota. Pemerintah daerah bersama BNPB berupaya memastikan masyarakat terdampak segera mendapatkan hunian yang layak, aman, dan nyaman untuk ditempati.
Safni mengatakan, pembangunan huntap membutuhkan sinergi dan gotong royong semua pihak agar berjalan optimal. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan pascabencana di daerah tersebut.
Sementara itu, Rustian mengungkapkan, pemerintah pusat berkomitmen mendukung kebutuhan daerah sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga meminta pemerintah daerah segera menyampaikan laporan teknis agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.
Di sisi lain, Kepala Pelaksana BPBD Lima Puluh Kota, Zaimar Hakim, menyebutkan bahwa total 47 unit rumah kategori rusak berat akan dibangun melalui program tersebut. Rinciannya terdiri dari 34 unit di Kecamatan Bukit Barisan, 12 unit di Kecamatan Gunuang Omeh, dan 1 unit di Kecamatan Suliki.
Rumah contoh huntap mandiri dibangun di atas lahan milik warga terdampak, Epi Diar (53), yang dihuni oleh enam anggota keluarga. Pembangunan ini didukung anggaran BNPB dan melibatkan Semen Padang dalam pelaksanaannya.
Program huntap ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana. Selain itu, hunian yang dibangun juga diharapkan memenuhi standar keamanan serta kenyamanan bagi para penghuni. (*)
✍️ Penulis:
📝 Editor:
Dengan Gerakan Serbu Asakato, cukup Rp10.000 saja kita bangun bersama media nagari ini agar tetap menyuarakan informasi umat dan daerah.
Scan QRIS untuk donasi