Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengikuti Bimtek ASWAKADA di Batam sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan sinergi pusat dan daerah, serta mendorong pelayanan publik yang lebih efektif. (Foto: MC Payakumbuh)
PAYAKUMBUH, asakato.com β Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Asosiasi Wakil Kepala Daerah (ASWAKADA). Kegiatan berlangsung di Planet Holiday Hotel & Residence, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (23/7/2026).
Bimtek menjadi forum strategis bagi wakil kepala daerah. Kegiatan ini memperkuat kapasitas kepemimpinan daerah. Forum juga mempererat sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Bimtek diikuti wakil kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Indonesia. Tema yang diusung menempatkan ASWAKADA sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Forum ini juga mendorong advokasi kebijakan dan kolaborasi pembangunan nasional yang partisipatif serta akuntabel.
Baca juga : Pemko Payakumbuh Ajukan KUA-PPAS 2027, Belanja Daerah Rp821,58 Miliar
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan peran wakil kepala daerah semakin penting. Menurutnya, penguatan kelembagaan daerah dibutuhkan untuk menjawab tantangan pembangunan yang terus berkembang.
“Substansi yang kita bahas bukan sekadar kedudukan wakil kepala daerah, melainkan bagaimana desain kelembagaan pemerintahan daerah pasca dua dekade desentralisasi mampu bekerja lebih efektif dalam menjawab tantangan pembangunan,” kata Dede Yusuf.
Elzadaswarman mengatakan Bimtek memberikan penguatan kapasitas bagi peserta. Ia juga memperoleh wawasan mengenai tata kelola pemerintahan dan advokasi kebijakan. Selain itu, forum menjadi ruang berbagi pengalaman dan memperluas jejaring antardaerah.
“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh penguatan kapasitas terkait tata kelola pemerintahan, advokasi kebijakan, serta strategi membangun kolaborasi yang semakin baik antara pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya.
Elzadaswarman berharap hasil Bimtek memperkuat sinkronisasi program pembangunan daerah. Pengalaman yang diperoleh akan diterapkan untuk meningkatkan pelayanan publik. Ia juga optimistis pembangunan di Kota Payakumbuh semakin efektif dan memberi manfaat bagi masyarakat. (MC)
Baca juga : Payakumbuh Local Brand 2026 Jadi Etalase Kreativitas dan Penguatan UMKM Lokal
Editor : Tim Redaksi Asakato